Pembangunan Batas Hidup Taman Nasional Lore Lindu

Lembaga Konservasi Desa (LKD) dan The Nature Conservancy (TNC) melakukan aktivitas monitoring terhadap pembangunan batas hidup (Living boundary) di Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) di desa Puro’o Kecamatan Lindu. Monitoring ini bertujuan untuk memantau tingkat pertumbuhan tanaman Kemiri (Aleurites moluccana) yang ditanam oleh Lembaga Konservasi Desa Puro’o pada jalur batas TNLL di wilayah Kesepakatan Konservasi Masyarakat (KKM) desa Puro’o. Pembangunan batas hidup merupakan salah satu program kerja LKD yang pelaksanaannya memperoleh dukungan dari TNC dan Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (BBTNLL).

Dari hasil pemantauan tersebut, ditemukan bahwa 450 bibit kemiri yang ditanam + 1.000 meter pada jalur batas TNLL, sejumlah 430 (95%) pohon tumbuh dengan baik, sementara 20 atau sekita (5%) pohon mati. Ini menunjukkan bahwa tingkat hidup bibit sangat tinggi. Meskipun tingkat tingkat bibit hidup dikategorikan tinggi namun bukan berarti LKD Puro’o cepat berbangga hati. Terlihat dari komitment LKD Puro’o untuk mengganti bibit yang mati tersebut dengan bibit Kemiri lainnya. Bibit-bibit tersebut ditanam oleh LKD pada rentang waktu Mei – Juni 2008. Monitoring atas pertumbuhan batas hidup tersebut direncanakan akan dilakukan secara berkala dan menjadi salah satu program LKD.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s