Memperbanyak Koloni Lebah

ratu-lebah1

Biologi Lebah Madu Asia (Apis cerana indica)

Lebah Madu Asia (Apis cerana indica) adalah lebah dari Asia yang selalu hidup berkoloni, rata-rata setiap koloni berkisar 20-30 ribu lebah dalam satu sarang. Temperamennya tidak agresif dan responsif pada asap. Produksi madu pertahunnya 8-10 kg. Dapat hidup pada ketinggian 0-3500 meter dpl. Lebah ini mampu beradaptasi terhadap berbagai perubahan cuaca dan suhu yang ekstrim serta mampu bertahan pada intensitas hujan yang terlalu lama. Secara tradisional dikembangkan di desa-desa pada potongan batang kelapa yang digantung dan dibuat lubang pada tengahnya.

Suatu koloni lebah terdiri dari lebah pekerja, pejantan dan ratu. Lebah pekerja bertugas dalam membuat sarang, membersihkan sarang, menjaga sarang, memberi makan larva dan ratu lebah, dan yang utama adalah mengumpulkan madu dan serbuk sari bunga sebagai sumber pakannya.

Ratu Lebah

Ratu lebah mempunyai tubuh yang lebih besar dan berat 2,8 kali berat lebah pekerja. Setiap koloni lebah hanya ada satu Ratu Lebah jika di dalam satu koloni ada dua ratu lebah maka keduanya akan saling membunuh untuk mendapatkan tahta sebagai ratu lebah. Ratu lebah mempunyai tanggung jawab untuk meneruskan kelangsungan hidup koloni lebah yaitu dengan cara bertelur sepanjang hidupnya. Ratu lebah sanggup bertelur 1500-2000 butir setiap harinya.

Ratu lebah mempunyai umur yang lebih lama dibandingkan dengan lebah pekerja. Lebah pekerja berumur sekitar 40 hari tetapi ratu lebah sanggup hidup hingga 3-5 tahun atau sekitar 30x lebih lama dari lebah pekerja. Ratu lebah berumur lebih lama adalah disebabkan ratu lebah mengkonsumsi Royal Jelly sepanjang hidupnya. Sedangkan lebah pekerja hanya mengkonsumsi royal jelly selama 3 hari pada saat menjadi larva.

Lebah Jantan

Lebah jantan mempunyai sifat fisik yang lebih kecil dari ratu lebah tetapi lebih besar dari lebah pekerja. Cirri yang menonjol adalah matanya yang besar. Mata itu terdiri dari faset yang lebih banyak dari pada faset pada mata lebah pekerja dan ratu lebah. Lebah jantan tidak mempunyai pipa penghisap madu dan juga tidak mempunyai kantong pollen dikakinya. Sehingga lebah jantan tidak bertugas mengumpulkan pollen atau madu, lebah jantan hanya membersihkan sarang, menjaga sarang dan tugas ringan lainnya. Tugas utama lebah jantan adalah mengawini Ratu Lebah.

Lebah Pekerja

Lebah pekerja ukurannya kecil, semuanya berkelamin betina yang lahir dari telur tanpa pembuahan sperma lebah jantan (partenogenesis). lebah pekerja memiliki tanggung jawab pekerjaan sepanjang hidupnya yang hanya 40 hari itu. Bentuk tubuhnya ramping warnanya hitam kecoklatan dan ekornya mempunyai sengat yang lurus dan berduri. Dengan sengatnya lebah pekerja melindungi sarangnya dan menyerang siapapun yang menggangu.

kotak-super

Lebah pekerja mempunyai tanggung jawab pekerjaan yang berbeda-beda seuai dengan umur lebah pekerja tersebut. Sesaat setelah keluar dari kepompong larva lebah pekerja langsung mempunyai tanggung jawab untuk membersihkan sarang lebah dari kotoran-kotoran, ketika berumur 3-10 hari lebah pekerja ini menghasilkan Royal Jelly yang sangat dibutuhkan larva lebah dan ratu lebah. Royal jelly dihasilkan Lebah muda setelah lebah tersebut mengkomsumsi madu dan bee pollen. Royal jelly di dari kelenjar lebah yang berada di sekitar leher lebah tersebut. Lebah muda ini kemudian bertugas memberi makan larva dan ratu lebah. Perlu diketahui Ratu Lebah mengkonsumsi Royal jelly sepanjang hidupnya. Setelah lebah pekerja berusia sekitar 3 minggu, lebah mempunyai tugas baru diluar sarangnya yaitu bertugas mencari nectar bunga yang akan diolah menjadi madu dan tepung sari bunga yang diolah menjadi bee pollen. Lebah menghisap setetes nectar dengan alat hisapnya dan menyimpannya ke dalam kantong madu yang ada di adalam tubuhnya. Lebah madu bisanya mencari nectar dan serbuk sari dengan radius berjarak sekitar 3 km dari sarangnya.

Membuat Koloni Lebah baru dengan Kotak Super

Beternak lebah madu agar menghasilkan keuntungan yang cukup seorang peternak lebah madu harus mempunyai minimal 10 kotak koloni lebah madu. Langkah-langkah untuk meningkatkan jumlah koloni lebah madu:

Pada lokasi sarang harus tersedia pakan cukup banyak. Dengan tersedianya pakan yang cukup maka ratu lebah akan lebih banyak menghasilkan telor dan lebah pekerja juga lebih giat membuat sarang baru.

  1. Menyiapkan calon Ratu lebah madu untuk ditempatkan dalam koloni lebah madu yang baru.
  2. Memisahkan koloni lebah madu yang sudah padat ke dalam kotak koloni lebah madu yang baru dan ditempatkan calon ratu lebah baru atau ratu lain yang sudah jadi.
  3. Ambil larva lebah madu yang baru menetas usia 1 hari.
  4. Masukan kedalam satu potong frame Royal jelly.
  5. Frame Royal jelly yang sudah terisi larva lebah madu di tempatkan pada kotak super (kotak lebah madu yang berisi koloni lebah madu minimal 2 tingkat).
  6. Sekat/pisahkan kotak super lebah madu tersebut dengan ratu lebah berada di kotak bawah dan frame royal jelly calon ratu lebah madu di tempatkan pada kotak atasnya. Sehingga ratu lebah madu tidak bisa mendekati calon ratu lebah madu
  7. Diamkan selama 11 hari sampai calon ratu lebah menjadi kepompong.
  8. Setelah sebelas hari calon ratu di pindahkan ke kotak lebah yang berisi koloni lebah tanpa ada ratunya.
  9. 13 hari calon ratu lebah keluar kepompong dan langsung diangkat menjadi ratu lebah oleh koloni lebah tersebut.
  10. Bisanya setelah seminggu ratu lebah siap untuk kawin dan mengembangkan koloni lebah yang baru ditempati tersebut.

Satu pemikiran pada “Memperbanyak Koloni Lebah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s