Permainan alam untuk pengalaman langsung

1. Kamera

Materi pendidikan dari permainan ini adalah meningkatkan apresiasi estetika dan melakukan pengamatan langsung secara jelas dari jarak yang cukup dekat dengan obyek pengamatan. Pada permainan ini, setiap peserta berpasangan dengan peserta lain, yang salah satu anak akan berperan sebagai fotografer dan pasangannya akan berperan sebagai kamera. Sang fotografer akan membimbing si kamera mendekati obyek menarik yang ingin ia ‘abadikan’ (seperti membuat foto close-up), sementara si kamera harus terus memejamkan mata sampai sang fotografer memijit telinga si kamera sambil mengucapkan ‘klik’ (seolah-olah ia memijit tombol kamera). Pada saat itu, si kamera membuka matanya selama beberapa saat dan akan menyaksikan keindahan dan keunikan alam. Setelah 3-4 menit membuka mata, si kamera lalu menutup matanya lagi, dan sang fotografer akan membawanya mencari obyek lain yang menarik. Setelah ‘mengabadikan tiga sampai empat obyek/ gambar’, pasangan ini lalu berganti peran.

2. Memeluk Pohon/ Meet The Tree

Materi pendidikan dari permainan ini adalah penggunaan kepekaan indera peraba dan pencium untuk mempelajari pohon (terutama bagian batang) dan pengenalan konsep ekosistem hutan. Pada permainan ini setiap peserta dipasangkan pada peserta lain, yang salah satu akan ditutup matanya (dengan menggunakan kain). Peserta yang tidak ditutup matanya, diminta untuk membimbing pasangannya mencari satu pohon yang dianggapnya menarik. Mintalah ia untuk membantu mengeksplorasi pohon yang ia pilih, dan merasakan keunikannya seperti tekstur kulit kayu, bau kulit kayu dan getah jika ada, dan bentuk batang (tegak lurus, berbelok, bercabang di bawah, dan sebagainya). Selama anak-anak yang ditutup matanya mengeksplorasi pohon, fasilitator dapat membantu proses stimulasi dengan mengajukan pertanyaan seperti: “Apakah pohon yang kalian peluk itu masih hidup?…….Apakah permukaan batang pohon itu halus?…….Adakah semut/ serangga lain di batang itu?……Adakah lumut di batang pohon itu?” Setelah proses mengeksplorasi pohon itu selesai, anak yang ditutup matanya dituntun oleh pasangannya ke tempat awal. Lalu bukalah tutup matanya, dan biarkan mereka yang tertutup matanya mencari dengan mata terbuka pohon yang tadi mereka peluk. Selanjutnya anak-anak yang tadi ditutup matanya, berganti peran dengan pasangannya. Pada saat masing-masing anak asyik mencari ‘pohonnya’ atau setelah mereka menemukan ‘pohonnya’, fasilitator dapat menggiring mereka untuk berdiskusi tentang ekosistem hutan yang terdiri atas kumpulan beragam jenis tanaman dan hidupan lain serta lingkungan abiotik di dalamnya.

3. Menjelajah Hutan

Materi pendidikan dari permainan ini adalah penggunaan kepekaan indera pendengar, peraba dan pencium untuk mempelajari dan membayangkan suasana di dalam hutan dan mempelajari konsep ekosistem hutan. Untuk memulai permainan ini, sebelumnya fasilitator memilih jalur yang penuh dengan variasi, misalnya melalui pohon mati yang tumbang, pohon-pohon yang beragam bentuk dan tekstur batangnya, serasah yang tebal, melalui bawah kanopi (tajuk pohon) yang rapat sehingga sinar matahari tidak menembus lantai hutan, melalui daerah terbuka, dan sebagainya. Akan lebih baik jika jalur tersebut memiliki tema seperti: identifikasi pohon, ‘lantai’ hutan, iklim mikro (perbedaan antara daerah di bawah kanopi lebat dengan daerah terbuka), dan lain-lain. Pemilihan jarak dan variasi jalur diserahkan kepada fasilitator. Fasilitator kemudian memasang tali pada jalur tersebut (sehari sebelumnya atau sejam sebelum peserta datang). Setiap peserta kemudian ditutup matanya dan diminta menelusuri jalur tersebut dengan tenang (tanpa suara) seraya mengoptimalkan penggunaan indera pendengar, pencium dan peraba. Setelah semua peserta selesai, fasilitator dapat mengajak para peserta menelusuri balik jalur tersebut dengan mata terbuka dan memfasilitasi diskusi seputar ekosistem hutan tropis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s