Permainan membangkitkan semangat

1. Burung Hantu dan Burung Gagak

Materi pendidikan dari permainan ini adalah me-review hasil observasi awal anak-anak. Untuk memulai permainan, peserta dibagi rata menjadi dua kelompok (menjadi burung hantu dan burung gagak). Kedua kelompok ini berdiri berhadapan dengan jarak sekitar 5 meter. Di tengah-tengah letakkan tali sebagai pemisah. Di belakang masing-masing kelompok (kira-kira sejauh 5 meter) letakkan tali lain sebagai batas ‘kandang’ mereka. Fasilitator kemudian menyampaikan beberapa pernyataan dengan suara keras. Jawaban dari pernyataan hanya benar dan salah. Pernyataan yang disampaikan berkisar seputar hal yang mereka dapatkan di lokasi, misalnya:

· Daun ini (sambil menunjukkan sehelai daun kering berbentuk elips) berbentuk bulat

· Buah ini (sambil menunjukkan buah kering) berasal dari pohon kenari

· Pohon-pohon besar adalah tempat burung bermain dan mencari makan

· dan sebagainya

Jika jawaban benar maka kelompok burung hantu mengejar burung gagak, dan berusaha menangkap mereka sebelum mereka masuk ‘kandang’. Jika jawaban salah maka burung gagak mengejar burung hantu. Pemain yang tertangkap harus bergabung dengan kelompok yang menangkap. Selama permainan berlangsung, fasilitator harus bersikap netral dan membiarkan anak-anak menentukan jawabannya. Setelah permainan selesai dan peserta sudah tenang kembali, fasilitator dapat mengulangi pernyataan yang disampaikan dan mengkoreksi jawaban yang mungkin salah serta mengajak anak-anak berdiskusi.

2. Piramida Kehidupan

Materi dari permainan ini adalah pengenalan salah satu konsep ekologi yaitu piramida makanan; yang pada level terbawah pada rantai tersebut adalah tanaman, level selanjutnya adalah herbivora (pemakan tanaman), dan level teratas adalah predator (pemangsa hewan). Untuk memulai permainan, fasilitator membagikan kertas dan meminta setiap peserta untuk secara rahasia menuliskan nama tanaman dan hewan yang mereka kenal. Para peserta sebetulnya akan membentuk sebuah piramida seperti yang mereka lakukan saat olahraga di sekolah, tetapi rahasiakan dulu rencana ini. Sesudah semua kertas terkumpul, fasilitator akan memulai ‘sandiwaranya’;

Dari mana bumi memperoleh energi?”

.…… Salah satu anak mungkin akan menjawab……”Dari matahari!”

……Benar…..”Bentuk kehidupan apa yang memanfaatkan energi tersebut?”

…..”Tanaman!”…..Benar…..”Siapa yang memakan tanaman?”….”Binatang!” ….. Benar……

”Nah, sekarang kita akan mencoba membuat piramida. Kalian yang tadi menulis nama tanaman, akan menjadi lapisan pertama piramida. Nama hewan yang ditulis teman kalian adalah….(misalnya ayam, sapi dan harimau)…..Ayam dan sapi termasuk pemakan tanaman atau pemakan daging?”

……”Pemakan tanaman!”……Betul….”Kamu yang menulis ayam dan sapi naik ke punggung teman kalian dan menjadi lapisan kedua piramida, yang menulis harimau menjadi lapisan ketiga piramida”.

Selama mereka membentuk piramida, fasilitator dapat mendemonstrasikan betapa pentingnya fungsi tanaman dalam piramida kehidupan tersebut, dengan meminta salah satu ‘tanaman’ keluar dari piramida (tentunya akan menyebabkan piramida tersebut ‘hancur’ dan anak-anak akan bergulingan di rumput).

3. Tebak Gambar Satwa/ Tumbuhan (Who am I?)

Materi pendidikan dari permainan ini adalah klasifikasi satwa/ tumbuhan dan ekologi satwa/ tumbuhan. Untuk memulai permainan, fasilitator menempelkan gambar satwa/ tumbuhan di punggung peserta (jangan sampai ia melihat gambar tersebut). Minta ia berbalik memunggungi peserta lain, sehingga mereka dapat melihat gambar tersebut. Kemudian minta ia mengajukan sejumlah pertanyaan kepada peserta lain dalam upaya menebak gambar tersebut. Para peserta hanya boleh menjawab ya, tidak, atau mungkin.

4. Tebak Satwa/ Tanaman dengan Kartu Petunjuk (Who am I?)

Materi pendidikan dari permainan ini adalah klasifikasi satwa/ tumbuhan dan ekologi satwa/ tumbuhan. Fasilitator terlebih dahulu mempersiapkan 16 kartu (jika jumlah peserta 8 orang) yang di dalamnya berisi petunjuk tentang identitas dari 4 satwa/ tumbuhan. Untuk memulai permainan ini fasilitator membagikan kartu tersebut kepada semua peserta (masing-masing 2). Sampaikan bahwa tujuan permainan ini adalah untuk menemukan identitas dari keempat satwa/ tumbuhan dan mengumpulkan 4 kartu yang mendeskripsikan keempat satwa/ tumbuhan tersebut. Setelah mempelajari kartu tersebut baik-baik, masing-masing peserta diminta menyebutkan dengan keras nama satwa/ tumbuhan yang mereka duga. Jika ada peserta yang memiliki dugaan sama, maka mereka akan mencoba mencocokkan kartunya dan mengumpulkan kartu lainnya yang mengarah pada identitas satwa yang mereka duga.

5. Kelelawar dan Kutu Loncat

Materi pendidikan dari permainan ini adalah pengenalan kelelawar dan melatih konsentrasi. Peserta membentuk sebuah lingkaran, lalu salah satu peserta berperan sebagai kelelawar dan ditutup matanya (dengan kain). Salah satu (atau beberapa) peserta lain berperan sebagai kutu loncat yang selalu mengeluarkan suara/ bunyi tertentu. Sang kelelawar berusaha menangkap kutu loncat dengan mengandalkan indera pendengar [sambil berteriak ‘kelelawar’] untuk mengetahui posisi si kutu loncat [dijawab ‘kutu loncat’]. Baik kelelawar maupun kutu loncat harus selalu berada dalam lingkaran.

6. Permainan Identifikasi

Materi pendidikan dari permainan ini adalah pengenalan bagian tanaman. Peserta dibagi dalam dua kelompok yang sama banyak dan saling berhadapan dengan dibatasi tali. Tepat di atas tali diletakkan beberapa jenis daun. Tiap kelompok berhitung untuk menandakan nomor diri masing-masing peserta dalam kelompok. Lalu fasilitator menyebutkan jenis daun dan salah satu nomor dengan suara keras. Peserta dalam dua kelompok yang nomornya disebut, langsung berlari (adu cepat) mengambil daun yang dimaksud. Begitu seterusnya, fasilitator menyebut jenis daun dan salah satu nomor.

2 pemikiran pada “Permainan membangkitkan semangat

  1. PERMAINAN YANG SANGAT MUDAH UNTUK DI TANGKAP OLEH PENDIDIKIAN ANAK USIA DINI APA? BISA GA DI BUAT DALAM WEBSITE INI.
    SOALNYA
    permainan-permainan yang ada disini mungkin aga sulit untuk di ikuti oleh anak-anak.
    apalagi untuk pendidikan anak yang ada di luar kota.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s