Solusi sederhana saat mati lampu

Mati-mati lampu alias pemadaman listrik dari PLN membuat saya sibuk mencari-cari artikel di blog yang membahas soal membuat penerangan darurat.  Googling sana-sini banyak sekali bahan yang bisa dijadikan inspirasi,dalam hati sayapun bergumam hmmm… inilah keajaiban internet. Banyak sekali pengetahuan yang bisa kita dapatkan, beruntunglah anak-anak sekarang yang dari kecil sudah terbiasa dengan internet.   Singkat cerita daripada nglantur kesana kemari, setelah cukup bahan dan pertimbangan,  saya memilih lampu DC saja, selain tidak berisik juga hemat daripada beli genset yang lumayan juga harga dan operasionalnya.   Langkah pertama langsung cabut ke toko lampu, dapat juga lampu aki neon dengan harga Rp 15.00o saja.  Lampu Aki ini sebenarnya lampu neon biasa cuma ada kumparan di bodinya yang mengubah arus DC ke AC.  Berhubung namanya lampu aki yaaa pasti cari aki juga untuk sumber tenaganya, untungnya ada aki bekas motor yang kondisinya masih lumayan OK, siiiip lah.   Masalah berikutnya adalah bikin charger buat ngisi accu.  Kalau ini memang butuh solder dan timah buat merakit charger accu sederhana.  Esoknya saya putar2 cari toko elektronika di Palu, yang lumayan lengkap di toko Sahabat elektronik di Pasar Tua.   Trafo engkel 5 Ampere yang lumayan murah dan empat buah dioda dengan ukuran 1N4001 kalau gak ada bisa  1N4002 – 4007  untuk dirangkai menjadi dioda bridge.  kalau dengan Trafo CT cukup dua Dioda saja, namun trafo CT lebih mahal deibanding Trafo Engkel. Sambungkan Dioda bridge ini  ke 15 Volt untuk yang positif dan negatif ke O, tinggal pasang penjepit buaya jadi sudah chargernya.  Saya biasa mengecash aki selama 4 -6 jam saat tegangan Aki sudah ngedrop.  Saat mati lampu ndak pusing-pusing cari lilin lagi, nyala dari lampu accu ini lumayan terang.

8 pemikiran pada “Solusi sederhana saat mati lampu

    • Bisa pakai N4001 kalau gak ada bisa N4002 – N4007. kalau Pake trafo CT cukup 2 dioda aja. Kalau Pakai trafo engkel harus 4 dioda dijadikan bridge seperti pada gambar. Trafo engkel lebih murah, dan dioda juga murah, paling Rp1000 satu buah.

      • selamat sore….saya baru baca artikel ini… kalo pake CT rangkaian diodenya jadi gimana ya?

        terima kasih sebelum dan sesudahnya….

        salam kenal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s