Cerita Daun Kelor

pohon kelorDaun kelor barangkali  nama yang tidak asing lagi buat kita.  Pepatah lama menyebut “Dunia ini Tak Hanya Selebar Daun Kelor”, kecuali dilihat dari bulan barangkali nampak selebar daun kelor.   Di daerah Palu dan sekitarnya ada mitos kalau sudah makan daun kelor maka pasti balik lagi ke Palu,mungkin benar-mungkin tidak.   Yang pasti Daun Kelor biasa dijadikan sayur oleh masyarakat Sulawesi Tengah.   Aslinya aroma daun kelor agak langu, namun aroma hilang ketika daun mudanya sudah diolah menjadi sayur,seperti sayur bening atau sayur bobor.

Dari sisi botani, daun kelor ini cukup unik karena merupakan daun majemuk bertingkat tiga. Artinya satu anak daun kelor duduk pada tangkai ke tiga dari  tangkai daun majemuknya.  Daun kelor dikenal oleh masyarakat Jawa untuk  menghilangkan benda-benda jimat dan ilmu gaib yang disimpan dalam wadag manusia.

Dari sisi Nutrisi, keunggulan daun kelor terletak pada kandungan  mineral dan vitamin.  Setiap 100 g daun kelor mengandung 3390 SI vitamin A. Dua kali lebih tinggi dari bayam dan tigapuluh kali lebih tinggi dari buncis. Daun kelor juga tinggi kalsium, sekitar 440 mg/100 g, serta fosfor 70 mg/100 g, bagus buat penyakit osteoporosis.

Biji daun kelor bermanfaar untuk menjernihkan Air tawar.

Caranya:

  1. Ambil biji kelor sesuai dengan kebutuhan
  2. Kupas buah kelor, keluarkan bijinya dan bersihkan.
  3. Biji yang sudah dibersihkan di bungkus dengan kain
  4. Kemudian tumbuk biji kelor yang masih terbungkus kain sampai halus
  5. Beri sedikit air hingga biji kelor menjadi pasta
  6. Campurkan biji kelor yang sudah halus dan berbentuk pasta dengan air yang akan dijernihkan

Perbandingannya 1 biji kelor : 1 liter air Aduk dengan cepat 55-60 putaran/menit.  Kemudian aduk secara perlahan dengan kecepatan 15-20 putaran/menit selama 5 menit.  Kemudian, endapkan air selama 1-2 jam.  Semakin lama pengendapan, maka air akan semakin jernih.

Kemudian pisahkan air jernih dari endapan secara perlahan dengan menuangkan air jernih kedalam wadah yang lain.  Lakukan pelan-pelan agar endapan tidak naik ke permukaan lagi.

Untuk mengahasilkan hasil terbaik, tumbuklah biji kelor sampai sangat halus, bila tidak, maka proses penggumpalan kotoran tidak berjalan dengan baik.

Dengan menggunakan biji kelor ini, kesehatan air tidak terganggu, dan layak kita konsumsi, bahkan kuman akan berkurang, cepat mendidih, zat organiknya juga berkurang sehingga tidak menyebabkan pencemaran.  Dan yang paling penting adalah murah dan mudah, dan bahan biji kelor mungkin tersedia banyak di dekat anda.   Kita  bisa tetap meminum air yang sehat meskipun dalam musim kering .  Tapi harus diingat, air yang dijernihkan menggunakan biji kelor ini hanya untuk pemakaian sehari  saja, karena air yang sudah di jernihkan hari ini dengan biji kelor, esoknya sudah tidak baik lagi untuk digunakan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s