Ubi Langka dari Banggai Kepulauan

Ubi BanggaiUbi ini bentuknya mirip ubi jalar dan ubi kayu, pun rasanya juga campuran antara keduanya.  Ukurannya juga termasuk jumbo alias besar banget.  Paling enak digoreng makan dengan sambal ditemani secangkir kopi.  Meski cukup enak dan berpotensi dikembangkan secara luas, namun masih belum banyak orang mengenalnya.

Pulau Sulawesi juga memiliki keanekaragaman tumbuhan yang berpotensi dikembangkan sebagai tanaman pangan. Ubi banggai (Dioscorea) adalah salah satu tanaman yang tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan masyarakat Banggai Kepulauan (Bangkep) dimana ubi ini digunakan sebagai makanan pokok oleh masyarakat asli disana.   Ubi yang cukup langka ini karena hanya ada di Pulai banggai, ternyata masih banyak dikembangkan masyarakat di Banggai. Terlihat dari data tahun 2009 Kep Banggai telah menghasilkan 8.933,9 ton ubi Banggai dan ubi banggai ini banyak terdapat di Kecamatan Banggai dan Lainag.

5 pemikiran pada “Ubi Langka dari Banggai Kepulauan

  1. Aku berterima kasih masih ada orang yang bersusah paya untuk mengangkat salah potensi daerah Banggai Kepulauan. Ubi banggai inilah yang pertama kali menjadi dagingku karena merupakan makanan pertama yang kukenal sejak kehadiranku di dunia ini.

  2. saya lagi suntuk mencari referensi tentang ubi banggai sekaligus butuh ubi banggai dalam jumllah 5 kiloan dengan warna ubi ungu, kuning dan putih untuk materi penelitian saya. saya lagi kuliah s2 di untad Palu. adalah yang dapat menolongku ?

  3. Di jogja tanaman ini sdh langka. Di sn nmnya uwi…. Yg di bangkep ini lbh berkapur (mempur org jw bilang) kl perlu di psr bulagi tiap hr sabtu byk di jual

  4. permisi, saya Nimas mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. saya sekarang sedang penelitian variasi keragaman uwi (Dioscorea alata L.). saya membutuhkan informasi mengenai varian, karakter, dan lingkungan tumbuh uwi. apakah ada yg bisa membantu saya untuk menemukan literatur tentang uwi? terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s