Tanaman Penciri Ketinggian Di Sulawesi

Pengaruh ketinggian pada setiap jenis tanaman berbeda, dan setiap tumbuhan punya perbedaan respon terhadap batas toleransi pada factor-faktor alam yang menjadi tempat tinggalnya.  Ada tanaman yang terbatas penyebarannya ada yang tidak terbatas berdasarkan ketinggian.  Karena itu jenis tanaman tertentu dapat menjadi petunjuk di ketinggian berapa kita berada pada suatu tempat.

Berdasarkan Sulawesi ECA (Ecoregional Conservation Asessment) klasifikasi hutan di kelaskan menjadi 5; yaitu; Lowland (0-400 m elevation), Hill (401-850 m elevation), Upland (851-1500 m elevation), Montane (1501-2200 m elevation), Tropalpine (>2200 m elevation). Klasifikasi ini berdasarkan pada ketinggian tempat. Karakteristik tumbuhan berdasarkan famili yang berada di tiap kelas adalah;

Tabel vegetasi berdasarkan family (suku)

Lowland (0-400 m elevation) Diospyros (Ebenaceae)

Anisoptera (Dipterocarpaceae)

Hopea (Dipterocarpaceae)

Hill (401-850 m elevation)

Ficus (Moraceae)

Bischofia (Euphorbiaceae)

Upland (851-1500 m elevation) Macaranga (Euphorbiaceae)

Castanopsis (Fagaceae)

Montane (1501-2200 m elevation) Freycinetia (Pandanaceae)
Tropalpine (>2200 m elevation)

Claoxylon (Euphorbiaceae)

Dacrycarpus (Podocarpaceae)

Diplycosia (Ericaceae)

Elaeocarpus (Elaeocarpaceae)

Gaultheria (Ericaceae)

Podocarpus (Podocarpaceae)

Rhododendron (Ericaceae)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s