GREEN ECONOMY : Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2012

Tanpa terasa sebentar lagi di tahun 2012 ini menjelang lagi hari lingkungan hidup sedunia alias world environment Day.  Hari ini seakan menjadi hari sakral bagi kami-kami yang berkecimpung di  isntansi lingkungan hidup pemerintah. Berbagai kesibukan menanti untuk memeriahkan hari tersebut sebagai upaya kampanye menggugah kepedulian pada lingkungan.

PBB melalui UNEP menetapkan tema Peringatan hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2012 adalah:

Green Economy: Does it include you?

Oleh KLH diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi:

Ekonomi Hijau: Ubah Perilaku, Tingkatkan Kualitas Lingkungan

UNEP mendefinisikan Green Economy sebagai Kegiatan ekonomi yang membawa peningkatan kesejahteraan dan kesetaraan sosial, sekaligus  menguragi resiko kerusakan lingkungan secara signifikan dan terjadinya kelangkaan ekologi.
Praktisnya adalah suatu kegiatan ekonomi yang berdimensi rendah karbon, penggunaan sumberdaya yang efisien dan inklusif secara sosial.

Ada 10 Sector yang menjadi sasaran green Economy yaitu:

1. Sektor Konstruksi dan Bangunan (Building), dimana sektor ini banyak menyedot banyak sumberdaya alam global sehingga berpengaruh pada iklim.

2. Perikanan. Terjadinya penangkapan ikan berlebihan (overfishing) pada saat ini menyebabkan ancaman terhadap ketersediaan suplai protein di masa depan.

3. Kehutanan. Deforestasi menyumbangkan 20% dari emisi karbon global.

4. Transportasi.  pilihlah alat tranportasi alternative yang ramah lingkungan, efisien.  Dengan menggunakan transportasi publik relatif, anda sudah mendukung upaya green ekonomi.

5. Air Bersih. Jutaan orang di dunia kekurangan air bersih. Hematlah penggunaan air dalam kehidupan sehari-hari.

6. Pertanian.  Sebagai konsumen kita bisa memilih produk pangan lokal, organik, dan juga produk pertanian yang berkelanjutan.

7.Energy.  Hemat energi adalah sebuah keharusan saat kita dalam situasi krisi energi.  Gunakan sumber energy yang bersih.

8. Pariwisata.  Pilihlah ekoturisme, anda membantu ekonomi masyarakat di sekitar lokasi ekowisata, tanpa mengakibatkan dampak lingkungan dan sosial.

9. Sampah.  Gunakan selalu prinsip reduce, reuse, dan recycle.

10. Industry dan manufaktur.  Gunakan kekuatan anda sebagai konsumen, pilih produk ekolabel.  Dukung industri yang berinvestasi pada energi terbarukan dan punya rencana produksi berkelanjutan dan ramah lingkungan.

GreenUp!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s